Keagamaan

0 164

img_20171022_074058 img_20171022_074543 img_20171022_075503 hari-santri-sebagai-resolusi-jihad_20171022-112434

GONDANGLEGI – Minggu (22/10) pagi bertempat di Lapangan Desa Ganjaran Kecamatan Gondanglegi, Wakil Bupati Malang Drs. H. M. Sanusi, MM., bertindak sebagai pembina upacara dalam rangka Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2017. Turut hadir dalam upacara tersebut Alim Ulama dan para Kyai, Ketua Kemenag., Ketua MUI Kab. Malang, Ketua Ormas Islam, Camat Gondanglegi, Muspika Gondanglegi, serta ribuan santri/santriwati se-Kabupaten Malang.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Malang saya mengucapkan selamat Memperingati Hari Santri Nasional Tahun 2017, semoga dalam peringatan ini dapat menjadi pemacu semangat bagi para ulama dan santri untuk terus berjuang menegakkan agama islam ahlus sunnah waljamaah sekaligus turut berkontribusi dalam pembangunan daerah bangsa dan negara,” ucapnya diawal sambutan.

Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa dalam perkembangan zaman serba canggih ini penerapan nilai keagamaan di tengah masyarakat telah mengalami pergeseran bahkan tidak jarang yang bersifat sebagai formalitas saja dan tidak jarang agama hanya digunakan untuk status hidup.

Hal ini dapat dilihat dari semakin maraknya keseharian umat yang melenceng dari akidah dan norma-norma keagamaan bahkan yang lebih ironis lagi sebagian negara dengan penganut agama islam terbesar didunia, kekuatan islam nusantara untuk mengarahkan umat sebagaimana tuntunan rosulullah juga tidak lagi menjadi pedoman utama bagi umat muslim di Indonesia.

“Tetapi ditengah fakta tersebut yang memang merupakan tantangan umat muslim saat ini, masih terdapat angin segar dengan terus berkembangnya kedudukan pondok pesantren maupun lembaga pendidikan yang bernafaskan islami lainnya. Saat ini dengan mengimplementasikan pola pendidikan yang tidak lagi ortodak tetap disesuaikan dengan perkembangan zaman,” ujarnya.

Menurutnya, pondok pesantren ini tumbuh menjadi kekuatan baru untuk menambah kader-kader penerus bangsa. Dengan adanya para kyai, alim ulama, ustadz/ustadah termasuk para santrinya sudah tidak diragukan lagi memegang peran vital dalam menjaga pembangunan bangsa dan negara untuk membawa kesuksesan tidak hanya dari segi fisik ataupun materi tetapi juga sukses mental dan spiritualnya.

Wabup mengajak para peserta upacara untuk mengenang sejenak sejarah santri yang merupakan representasi bangsa pribumi dari kalangan pesantren yang sangat berjasa menuntun bangsa ini menegakkan kemerdekaan melalui resolusi jihad pada 22 Oktober 1945 silam sebagaimana yang dicetuskan oleh KH. Hasyim Asyari selaku pendiri NU yang juga menerangkan saat itu bahwa istilah santri memang berasal dari negeri Indonesia (berbeda dengan istilah siswa yang berasal dari Negeri Belanda)

“Penetapan Hari Santri ini harus kita maknai sebagai agenda kepentingan seluruh Bangsa Indonesia sebagai resolusi jihad yakni fatwa jihad, KH. Hasyim Asyari menyatakan bahwa membela tanah air dari penjajah hukumnya fardhu ain atau wajib secara individu jadi para santri maupun umat islam lainnya harus juga meresapi fatwa tersebut hingga kedalam jiwa. Hanya saja dalam konteks saat ini kita tidak lagi berjuang mengusir penjajah tetapi perjuangan saat ini lebih ditekankan pada perjuangan fisik yang meliputi semua sendi kehidupan umat bangsa,” imbuh Wabup.

Seperti perjuangan menegakkan akidah dan nilai agama sesuai tuntunan Rosululloh bahwa selain berjuang mensejahterakan dan mencerdaskan umat juga berjuang menjaga kerukunan antar umat beragama dalam bingkai kesatuan NKRI. “Jika kita dapat memaknai dari sudut pandang tersebut, saya yakin peringatan ini akan jadi kekuatan tersendiri guna mempersatukan umat Indonesia yang berdampak tidak mudahnya dipecah belah serta berperan dalam pembangunan bangsa yang benar-benar membawa manfaat dunia akhirat fiddini waddunya wal akhiroh,” jelasnya diakhir sambutan.

 

0 153

IMG20171009092246 IMG20171009092247 IMG20171009092255 IMG20171009092305 IMG20171009092306

 

 

Gondanglegi- Senin 9 Oktober 2017 bertempat diaula Kecamatan Gondanglegi, telah dilaksnkan Rapat Koordinasi Persiapan Hari Santri Tahun 2017 yang akan jatuh pada hari Minggu 22 Oktober 2017 , yang dipimpin langsung oleh Camat Gondanglegi Drs. SUMARDI,MM. dan dihadiri oleh Dinas Instansi terkait dan Tokoh Masyarakat se Kecamatan Gondanglegi mulai pukul 08.00  s/d 10.00 WIB.

0 220

IMG_20170429_110556 IMG_20170429_110600 IMG_20170429_112711 IMG_20170429_112714img-20170429-wa0143 img-20170429-wa0130

Gondanglegi, 08 Juni 2017 Camat Gondanglegi Dra. Kamti Astuti  bersama anggota menghadiri giat tasyakuran Sabtu tgl 29 April 2017 dimulai pukul 10.05 wib s/d 11.10 wib di Aula Emplasmen  PG Krebet baru , ds. Gdlegi kulon kec. Gdlegi kab mlg telah dilaksanakan kegiatan Tasyakuran dlm rangka Buka Giling Tahun  2017 yg dihadiri -+ 200  Hadir dalam giat :

1. Muspika kecamatan Gondanglegi

2. Muspika kecamatan  Pagelaran

Bahwa kegiatan ini setiap tahun dilaksanakan sebelum buka giling diadakan Istighosa  muda mudahan dengan doa kita semua musim Giling tebu Tahun 2017 di mudahkan oleh allah swt dan hasilnya memenuhi target.

Pada musim Giling th 2017 ini pihak PG Krebet baru menargetkan 18.504.000 ton tebu , untuk itu perlu kerjasama , dan dukungan dari semua belah pihak.

Muda mudahan dengan istighosah ini apa yg ditargetkan oleh PG Krebet baru , Istighosa sendiri dalam bahasa arab yg artinya ghaus yg artinya  minta pertolongan

Dengan kita berdoa maka Allah SWT  akan mengabulkan semua doa hamba nya , dan kita jangan kawatir meskipun pd tahun ini cuaca  sering hujan , muda mudahan pd waktu musim giling apa yg diminta oleh PG Krebet dapat di kabulkan oleh Allah SWT.

 

0 198

Gondanglegi, 8 Juni 2017

Camat Gondanglegi (Dra. KAMTI ASTUTI) menghadiri acara Sholawatan Hubbun Nabi di Desa Ketawang dirangkai dengan acara penutupan tahlil di Desa Ketawang. (18/05)

6

Gondanglegi, 8 Juni 2017

Pengasuh Pondok Pesantren Al-FUDLOLI Desa Ganjaran Kecamatan Gondanglegi, KH.Abdul Rosyid Al Fudloli dalam acara tasyakuran santri, Senin (15/5) malam mengucapkan, terimakasih kepada Bupati Malang, walau banyak kesibukan tapi tetap menyempatkan diri hadir pada kegiatan kali ini.

Pendidikan yang ada di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-FUDLOLI ini kata dia, mulai dari tingkat PAUD, TK, SD, SMP juga SMA, sedangkan untuk try out Ujian Nasional (UN) tingkat SMA dalam tahun ajaran 2017/2018 masuk dalam 10 besar dan bisa mengalahkan siswa lain yang ada di Lembaga Pendidikan lainnya.

Lanjut Kh. Rosyid, Selain belajar dan mengajar, Ponpes AL-FUDLOLI juga telah melaksanakan berbagai kegiatan sosial, seperti bedah rumah pada 9 Mei lalu.

Bukan hanya itu saja, dalam kegiatan kali ini, Ponpes AL-FUDLOLI juga telah mengemas kegiatan festifal atau lomba kreasi bunga plastik hasil daur ulang dari kantong kresek bekas, ujar Rosyid.

Sementara Bupati Malang, Dr. H Rendra Kresna Dalam sambutannya mengatakan, selamat dan sukses atas tasyakuran Haflah Akhirussanah Santri Ponpes AL-FUDLOLI, karena selama ini para pengurus Ponpes telah banyak membantu pemerintah dalam menangani pendidikan di Kabupaten Malang.

“Terimakasih kepada seluruh pengurus yayasan ponpes yang ada di Kabupaten Malang khususnya Ponpes AL-FUDLOLI, yang selalu melakukan inovasi, semoga Alumni dari sini tidak kala dengan Alumni di Lemabaga Pendidikan lainnya baik Negeri maupun Swasta,” ucap Rendra.

“Kalau kita ingin maju dan Negara bisa berkembang maka kata kuncinya adalah Pendidikan,” tambahnya.

Karena kata Rendra, semewah apapun hidup kita tanpa Pendidikan, tidak akan pernah maju, dan perlahan kemewahan itu akan digilas oleh zaman itu sendiri.

“Selaki lagi, kata kunci sukses adalah Pendidikan, karena di dalam ajaran agama Islam sudah ditetapkan bahwa Pendidikan yang sangat utama,” tegasnya.

“Jadi siapapun yang memiliki semangat untuk bersekolah, sudah pasti orang tersebut mentaati perintah Agama dan hal ini sudah diwajibkan dari dalam kandungan hingga ke liang lahad,” pungkas Rendra.

3

0 427

IMG_6690 IMG_6691 IMG_6693 IMG_6694 IMG_6695 IMG_6697 IMG_6698 IMG_6699Gondanglegi – Selasa 25 Oktober 2016 Pemerintah Desa Ketawang mengadakan Selamaten Tahun 2016 dalam rangka memperingati  Tahun Baru Islam 1 Muharram Kepala Desa Ketawang Syaiful Arief, SE, MM. mengundang Sholawatan Darul Mustofa dari Desa Putukrejo untuk memeriahkan acara 1 Muharram yang dihadiri oleh Muspika Kecamatan Gondanglegi bertempat di Pendopo Desa Ketawang mulai pukul 19.00 WIB s/d 23.00 WIB. ( 31/10/16 )

0 251

IMG_6477 IMG_6478 IMG_6483 IMG_6485 IMG_6490 IMG_6491 IMG_6492 IMG_6496 IMG_6500 IMG_6502 IMG_6504 IMG_6505 IMG_6510 IMG_6511 IMG_6516 IMG_6517 IMG_6520 IMG_6529Gondanglegi- Sabtu 22 Oktober 2016 Pemerintah Kecamatan Gondanglegi melaksanakan Upacara Memperingati Hari Santri se Indonesia bertempat di Stadion Ketawang yang dihadiri oleh para Alim Ulam se Kecamatan Gondanglegi,Muspika, UPTD se Kecamatan dan para peserta upacara dari sekolah dan pondok pondok upacara dimulai pukul 07.30. s/d selesai.

Upacara Memperingati Hari Santri ini baru pertama kali dilaksanakan di Kecamatan Gondanglegi dan dicetuskan oleh Camat Gondanglegi Dra. Kamti Astuti.

Setelah Kegiatan Upacara dilanjutkan dengan Sosaialisasi tentang Narkoba oleh BNN Kabupaten Malang yang pesetanya terdiri dari  5 siswa siswi pondok yang ada di Kecamatan Gondanglegi.