Haflah Akhirussanah Ponpes Al-Fudloli, Bupati Malang Tegaskan Pentingnya Pendidikan

Haflah Akhirussanah Ponpes Al-Fudloli, Bupati Malang Tegaskan Pentingnya Pendidikan

Gondanglegi, 8 Juni 2017

Pengasuh Pondok Pesantren Al-FUDLOLI Desa Ganjaran Kecamatan Gondanglegi, KH.Abdul Rosyid Al Fudloli dalam acara tasyakuran santri, Senin (15/5) malam mengucapkan, terimakasih kepada Bupati Malang, walau banyak kesibukan tapi tetap menyempatkan diri hadir pada kegiatan kali ini.

Pendidikan yang ada di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-FUDLOLI ini kata dia, mulai dari tingkat PAUD, TK, SD, SMP juga SMA, sedangkan untuk try out Ujian Nasional (UN) tingkat SMA dalam tahun ajaran 2017/2018 masuk dalam 10 besar dan bisa mengalahkan siswa lain yang ada di Lembaga Pendidikan lainnya.

Lanjut Kh. Rosyid, Selain belajar dan mengajar, Ponpes AL-FUDLOLI juga telah melaksanakan berbagai kegiatan sosial, seperti bedah rumah pada 9 Mei lalu.

Bukan hanya itu saja, dalam kegiatan kali ini, Ponpes AL-FUDLOLI juga telah mengemas kegiatan festifal atau lomba kreasi bunga plastik hasil daur ulang dari kantong kresek bekas, ujar Rosyid.

Sementara Bupati Malang, Dr. H Rendra Kresna Dalam sambutannya mengatakan, selamat dan sukses atas tasyakuran Haflah Akhirussanah Santri Ponpes AL-FUDLOLI, karena selama ini para pengurus Ponpes telah banyak membantu pemerintah dalam menangani pendidikan di Kabupaten Malang.

“Terimakasih kepada seluruh pengurus yayasan ponpes yang ada di Kabupaten Malang khususnya Ponpes AL-FUDLOLI, yang selalu melakukan inovasi, semoga Alumni dari sini tidak kala dengan Alumni di Lemabaga Pendidikan lainnya baik Negeri maupun Swasta,” ucap Rendra.

“Kalau kita ingin maju dan Negara bisa berkembang maka kata kuncinya adalah Pendidikan,” tambahnya.

Karena kata Rendra, semewah apapun hidup kita tanpa Pendidikan, tidak akan pernah maju, dan perlahan kemewahan itu akan digilas oleh zaman itu sendiri.

“Selaki lagi, kata kunci sukses adalah Pendidikan, karena di dalam ajaran agama Islam sudah ditetapkan bahwa Pendidikan yang sangat utama,” tegasnya.

“Jadi siapapun yang memiliki semangat untuk bersekolah, sudah pasti orang tersebut mentaati perintah Agama dan hal ini sudah diwajibkan dari dalam kandungan hingga ke liang lahad,” pungkas Rendra.

3

Comments are closed.